melbournebyfoot.com – Di tengah cuaca panas Meksiko, ada satu minuman yang selalu hadir di pinggir jalan, pasar, dan rumah tangga: tepache. Minuman fermentasi berwarna keemasan ini dibuat dari kulit dan inti nanas, menghasilkan rasa manis asam yang menyegarkan dengan sedikit gelembung alami.
Asal-Usul Tepache
Tepache memiliki akar yang sangat tua, berasal dari zaman pra-Kolumbus. Nama “tepache” berasal dari bahasa Nahuatl tepiātl, yang awalnya merujuk pada minuman dari jagung yang dihancurkan. Seiring waktu, terutama setelah nanas diperkenalkan dan dibudidayakan di wilayah tersebut, bahan dasarnya bergeser dari jagung menjadi kulit nanas.
Hingga kini, tepache masih menjadi minuman rakyat yang populer. Di Meksiko, minuman ini biasanya dijual oleh pedagang kaki lima dalam tong-tong besar, disajikan dingin dalam gelas tanah liat atau kantong plastik dengan sedotan.
Bahan dan Cara Membuat
Resep dasar tepache sangat sederhana dan zero-waste:
- Kulit dan inti nanas matang
- Piloncillo (gula tebu mentah berbentuk kerucut) atau gula merah
- Air
- Kayu manis (opsional, tapi sangat umum)
- Kadang ditambah cengkeh, jahe, atau allspice
Prosesnya:
- Kulit nanas dicuci bersih, lalu dimasukkan ke dalam toples kaca bersama gula dan air.
- Campuran dibiarkan berfermentasi pada suhu ruang selama 1–3 hari (lebih cepat di cuaca panas).
- Ragi dan bakteri alami yang ada di kulit nanas akan mengolah gula menjadi rasa asam dan sedikit karbonasi.
- Setelah berbuih dan beraroma fermentasi yang menyenangkan, cairan disaring, didinginkan, dan siap diminum.
Kadar alkoholnya biasanya sangat rendah, sekitar 1–3%, mirip kombucha. Jika dibiarkan terlalu lama, tepache bisa berubah menjadi cuka.
Rasa dan Cara Menyajikan
Tepache memiliki rasa unik: manis nanas yang segar, sedikit asam seperti cider atau kombucha, dengan aroma karamel dari piloncillo dan kayu manis. Teksturnya ringan dan sedikit bergelembung.
Cara menyajikan klasik adalah dingin dengan es batu. Beberapa orang menambahkan sedikit bir untuk meningkatkan kadar alkohol, atau membuat tepachelada (dicampur dengan cabe, garam, dan perasan jeruk nipis).
Manfaat dan Daya Tarik Modern
Selain menyegarkan, tepache mengandung probiotik alami yang baik untuk pencernaan. Karena menggunakan bagian nanas yang biasanya dibuang, minuman ini juga sejalan dengan gerakan zero-waste.
Dalam beberapa tahun terakhir, tepache semakin populer di luar Meksiko. Versi botolan komersial mulai muncul di Amerika Serikat dan beberapa negara lain, sekaligus menginspirasi banyak orang membuatnya di rumah.














Leave a Reply