Skyr Fermentasi, Superfood Islandia yang Kaya Protein dan Bersejarah

melbournebyfoot.com – Skyr adalah produk susu fermentasi tradisional dari Islandia yang sudah ada sejak zaman Viking lebih dari 1.000 tahun lalu. Meski sering disebut sebagai “yogurt Islandia”, secara teknis skyr lebih dekat dengan keju lunak segar (fresh soft cheese). Teksturnya sangat kental, rasanya mild dengan sedikit asam, dan kandungan proteinnya jauh lebih tinggi dibanding yogurt biasa.

Apa Itu Skyr?

Skyr dibuat dari susu skim (susu yang sudah diambil krimnya). Prosesnya melibatkan fermentasi menggunakan kultur bakteri asam laktat khas Islandia, kemudian disaring untuk membuang whey (air dadih). Karena proses penyaringan intensif, dibutuhkan sekitar 3–4 liter susu untuk menghasilkan 1 liter skyr. Inilah alasan skyr sangat kental dan tinggi protein.

Di Islandia, skyr sudah menjadi makanan pokok sejak abad ke-9–10. Nama “skyr” bahkan disebut dalam saga-saga Islandia kuno seperti Egils saga dan Grettis saga. Dahulu dibuat dari susu domba, kini sebagian besar menggunakan susu sapi.

Proses Fermentasi Skyr

Pembuatan skyr modern dan tradisional mengikuti langkah serupa:

  1. Susu skim dipanaskan hingga mendekati titik didih (sekitar 85–90°C) lalu didinginkan hingga 40–43°C.
  2. Ditambahkan kultur bakteri skyr (dan kadang sedikit rennet/enzim).
  3. Campuran dibiarkan fermentasi selama beberapa jam hingga mengental.
  4. Hasilnya disaring melalui kain untuk membuang whey hingga mencapai kekentalan yang diinginkan.
  5. Diaduk hingga lembut dan siap dikonsumsi.

Kultur hidup (live cultures) biasanya tetap ada kecuali produk dipasteurisasi ulang setelah fermentasi.

Kandungan Gizi

Skyr plain (tanpa rasa) sangat menarik dari sisi nutrisi. Per 100 gram umumnya mengandung:

  • Kalori rendah (sekitar 60–70 kkal)
  • Protein tinggi (10–17 gram)
  • Lemak sangat rendah (0–0,5 gram)
  • Karbohidrat rendah
  • Kaya kalsium, fosfor, vitamin B12, dan riboflavin

Kandungan protein yang tinggi membuatnya populer di kalangan atlet, pelaku diet tinggi protein, dan orang yang ingin merasa kenyang lebih lama.

Manfaat Kesehatan

  • Sumber protein berkualitas — mendukung pembentukan dan perbaikan otot.
  • Probiotik — kultur hidup membantu kesehatan pencernaan.
  • Rendah lemak dan kalori — cocok untuk pengelolaan berat badan.
  • Lebih rendah laktosa — proses penyaringan mengurangi sebagian laktosa, sehingga banyak orang yang sensitif laktosa masih bisa mentoleransi skyr.

Cara Menikmati Skyr

Skyr bisa dimakan polos, dicampur buah segar, madu, granola, atau dijadikan bahan smoothie, dressing salad, hingga pengganti krim dalam resep. Versi rasa (vanilla, berry, dll.) juga banyak tersedia di pasaran global.

Di Islandia, skyr masih menjadi bagian dari sarapan dan camilan sehari-hari. Kini produk ini sudah menyebar ke banyak negara dan menjadi pilihan “superfood” yang semakin digemari.

Skyr fermentasi membuktikan bahwa tradisi kuno bisa tetap relevan di era modern. Dengan tekstur kental, rasa lembut, dan profil gizi unggul, skyr bukan sekadar yogurt biasa—melainkan warisan kuliner Islandia yang kaya manfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *